Kamis, 17 Mei 2018

Panjat Tower Radio-link Outdoor Universitas Bina Darma Palembang Dosen Suryayusra


Assalamualaikum wr wb.
     Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi sedikit pengalaman tentang "Memanjat Tower dan Memasang Antenna Radio-link Outdoor" di atas tower yang berlokasi di atas gedung A Universitas Bina Darma Palembang. Tower ini memiliki ketinggian Kurang lebih 40 meter dan terletak diatas sebuah gedung yang juga memiliki ketinggian kurang lebih 40 meter juga, jadi ketinggiannya dari bawah hingga atas kurang lebih 80 meter.
80 meter itu adalah ketinggian pas untuk sebuah Tower.

       memanjat tower adalah hal yang paling berat jika menjadi teknisi jaringan komputer. ini merupakan pekerjaan yang bertujuan untuk masyarakat luas,dikarenakan tower memiliki banyak kegunaan yaitu sebagai sektor telekomunikasi, sebagai penempatan antena radio, sebagai penempatan Wlan untuk jaringan internet.

Tanpa adanya tower betapa susah kita dalam mencari sinyal. sebelum kita melakukan panjat memanjat tower ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan dari awal persiapan hingga sampai akhir dan serta teknik dalam memanjat tower. adapun alat keamanan yang dipakai adalah sebagai berikut : 


1. Hardness Full Body
     Ialah perlengkapan yang berguna untuk melakukan pekerjaan di ketinggian agar menghindari kemungkinan terjatuh dari tempat ketiggian, Body harness dikenakan di seluruh tubuh yang memiliki tempat untuk pengaman/tambatan yang terletak di dada dan ada juga body harness yang memiliki tempat pengaman/tambatan yang terletak di punggung. Full body harness biasa dipakai oleh pekerja yang melakukan pekerjaan di medan-medan sulit/ketinggian, dan juga dapat dipakai untuk high angle rescue technique, baik dipakai oleh rescuer maupun oleh korban.
Hardness Full Body

2. Sandal 
     Sandal disini yang digunakan khusus untuk mendaki gunung yang bertujuan agar pada saat kita memanjat tower kaki kita tidak slip atau terpeleset di tower tersebut, apabila kita sampai terpeleset maka akan berbahaya bagi nyawa kita atau si pemanjat itu. 
Sandal

3. Tali Karnmantle 
      Tali ini merupakan peralatan pengaman utama bagi pemanjat dari  kejatuhan dengan jarak ketinggian tertentu. panjang tali ini rata - rata adalah 70 Meter. Jenis Karnmantle untuk pemanjatan terbagi menjadi dua : dinamik dan statik. Tali dinamis biasa digunakan untuk pemanjatan dengan teknik lead(rintisan) karena ketika pemanjat terjatuh akan mempunyai elastisitas yang cukup baik sehingga menghindari terjadinya cedera dalam khususnya pada tulang belakang. Tali statik pun tidak di sarankan untuk digunakan mengingat elastisnya yang sangat rendah.
Tali Karnmantle

4. Carabiner 
      Benda ini diciptakan untuk menggabungkan nernagai jenis peralatan. Carabiner memiliki banyak bentuk dan variasi. Umumnya carabiner dibagi menjadi dua jenis. yaitu carabiner Non Screw Gate dan carabiner Screw Gate. carabiner biasa dihubungkan pada tali maupun pengaman untuk pemanjatan. carabiner sangat kuat karena sebuah nyawa disandarkan pada dilakukan suatu pemanjatan dari bahayanya jatuhnya pemanjat dari ketinggian.
carabiner

5. Topi safety
     Topi yang digunakan bukan topi biasa yang kita gunakan sehari hari, Topi ini memiliki bahan yang keras pada bagian tengahnya sehingga apabila kita terkena jatuhan baut atau mur atau kita tak sengaja menabrak antena yang ada di atas kepala kita.
Topi Safety

6. Sarung tangan
      Sarung tangan disini memiliki fungsi sebagai pelindung tangan saat memanjat tower, melindungi telapak tangan dari karat besi tower, kawat yang tertinggal dan lain lain.
Sarung tangan


Sebelum memanjat tower ada beberapa hal yang kita perlu perhatikan yaitu 
sebagai berikut :
  1. Fisik kita harus kuat dan badan harus dalam keadaan sehat serta segar.
  2. Fisik dari tower tersebut kuat dan tidak ada yang rusak
  3. keadan tali sudah benar
  4. alat yang dipakai dalam memanjat sudah layak dipakai saat dalam menaiki tower
  5. kondisi cuaca yang bersahabat
  6. arah mata angin
  7. pemasangan dari alat alat.

Dan adapun teknik memanjat yang harus kita perhatikan sebelum memanjat tower seperti berikut :
  1. Sebelum memanjat pastikan kita berdoa dahulu.
  2. Pada saat akan memanjat tower pastikan kita harus tenang (tidak boleh tegang) karena jika kita tegang maka nafas kita akan cepat terasa sesak dan akan berbahaya bagi si pemanjat.
  3. Tidak takut akan ketinggian.
  4. Badan Harus menempel atau menyatu dengan tower.
  5. Tangan Kita harus kuat berpegangan dengan tiang tower.
  6. Posisi kaki harus benar saat memanjat tower.
  7. Saat berhenti kaki dan tangan harus di kaitkan pada tiang tower
  8. bila ingin memasang carabiner pada tiang tower, salah satu tangan harus memegang dengan kuat tiang tower, dan tangan satunya lagi untuk memegang atau mengaitkan carabiner tadi pada tiang tower.
Pada saat dilapangan saya langsung mempraktekannya, bisa dilihat di bawah ini.
1. Pertama - tama kita harus memakai semua alat safety, dimulai dari Hardness, kemudian sarung tangan, sandal khusus untuk memanjat tower, serta topi khusus juga, untuk melindungi kepala dan jangan lupa ikatkan tali kebelangkang hardness.

(Terlihat saya sedang kesusahan dalam memasangnya karena badan saya yang tak ideal😁😂)

2. Jika sudah, maka selanjutnya memanjat tower perlu diingat dalam memanjat tower kita mulai dari menggenggam erat tiang tower hingga posisi kaki sudah pas untuk memanjat.


3. Apabila sudah semua dan di pastikan sudah aman maka langsung saja kita memanjatnya, perlu diperhatikan pula saat kita menaiki tower. Kita harus memperhatikan antena yang sudah ada pada jalur memanjat. Jangan sampai kita mengenai antena tersebut.


Tetapi sayangnya saya tidak bisa sampai ke atas tower untuk menurunkan antena yang sudah terpasang di atas di karenakan postur tubuh saya yang kurang ideal dan fisik yang kurang sehat juga. Sehingga saya gagal untuk mencapai ke atas. Well mungkin itu saja yang bisa saya bagikan. 
untuk lebih jelasnya kalian bisa mengunjungi video lengkapnya.... 

Mohon maaf apabila ada kesamaan dan kesalahan
KeeP Calm N Stay Calm.
Adios

Tidak ada komentar:

Posting Komentar